Error & Pesan Kesalahan

Python

Pesan error dan peringatan yang paling sering muncul saat menulis kode Python maupun bekerja dengan Pandas.

SyntaxError

Arti

Muncul ketika struktur penulisan kode tidak sesuai dengan aturan tata bahasa Python.

Penyebab Umum

Tanda kurung atau tanda kutip yang tidak seimbang, atau lupa menambahkan titik dua setelah pernyataan seperti if atau for.

Cara Mengatasi

Periksa baris kode yang ditunjuk pesan error, pastikan seluruh tanda baca memiliki pasangan yang benar.

IndentationError

Arti

Muncul ketika indentasi (spasi di awal baris) pada kode tidak konsisten atau tidak sesuai dengan yang diharapkan Python.

Penyebab Umum

Mencampur penggunaan tab dan spasi, atau lupa menambahkan indentasi pada baris yang seharusnya menjadi bagian dari sebuah blok kode.

Cara Mengatasi

Pastikan seluruh baris dalam satu blok kode memiliki jumlah spasi indentasi yang sama dan konsisten.

NameError

Arti

Muncul ketika kode merujuk pada sebuah variabel atau fungsi yang belum pernah didefinisikan sebelumnya.

Penyebab Umum

Kesalahan pengetikan nama variabel, atau memanggil variabel sebelum baris yang mendefinisikannya sempat dijalankan.

Cara Mengatasi

Periksa kembali ejaan nama variabel, dan pastikan variabel tersebut sudah didefinisikan sebelum dipanggil.

TypeError

Arti

Muncul ketika sebuah operasi dilakukan pada tipe data yang tidak sesuai, misalnya mencoba menjumlahkan angka dengan teks secara langsung.

Penyebab Umum

Mencampur tipe data yang tidak kompatibel dalam satu operasi tanpa konversi terlebih dahulu.

Cara Mengatasi

Periksa tipe data setiap variabel yang terlibat, lakukan konversi tipe data yang sesuai sebelum operasi dijalankan.

KeyError

Arti

Muncul ketika mencoba mengakses sebuah kunci pada dictionary yang ternyata tidak ada.

Penyebab Umum

Kesalahan pengetikan nama kunci, atau kunci tersebut memang belum pernah ditambahkan ke dalam dictionary.

Cara Mengatasi

Periksa kembali ejaan nama kunci yang diakses, atau gunakan metode get() yang memungkinkan nilai alternatif jika kunci tidak ditemukan.

IndexError

Arti

Muncul ketika mencoba mengakses posisi (indeks) pada list yang berada di luar jangkauan jumlah elemen yang tersedia.

Penyebab Umum

Mengasumsikan sebuah list memiliki jumlah elemen tertentu, padahal jumlah elemen sebenarnya lebih sedikit.

Cara Mengatasi

Periksa jumlah elemen list menggunakan len() sebelum mengakses indeks tertentu, terutama untuk data yang panjangnya bisa berubah.

ValueError

Arti

Muncul ketika sebuah fungsi menerima argumen dengan tipe data yang benar, namun nilainya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Penyebab Umum

Mencoba mengonversi teks yang bukan angka menjadi tipe data numerik, misalnya mengonversi teks "abc" menjadi integer.

Cara Mengatasi

Periksa kembali nilai yang akan diproses, pastikan formatnya benar-benar sesuai sebelum dilakukan konversi tipe data.

AttributeError

Arti

Muncul ketika kode mencoba memanggil sebuah metode atau atribut yang tidak dimiliki oleh objek yang bersangkutan.

Penyebab Umum

Kesalahan pengetikan nama metode, atau menganggap sebuah variabel bertipe DataFrame padahal sebenarnya bertipe lain.

Cara Mengatasi

Periksa tipe data variabel yang sedang diproses, dan pastikan metode yang dipanggil memang tersedia untuk tipe data tersebut.

ModuleNotFoundError

Arti

Muncul ketika kode mencoba mengimpor sebuah library yang belum terinstal pada lingkungan kerja yang sedang digunakan.

Penyebab Umum

Library seperti Pandas atau Seaborn belum diinstal sebelumnya pada komputer atau lingkungan kerja yang dipakai.

Cara Mengatasi

Instal library yang dibutuhkan menggunakan pengelola paket seperti pip, sebelum baris impor dijalankan kembali.

SettingWithCopyWarning (Khusus Pandas)

Arti

Peringatan yang muncul ketika mencoba mengubah nilai pada sebuah DataFrame yang sebenarnya merupakan salinan sebagian (bukan salinan penuh) dari DataFrame lain.

Penyebab Umum

Melakukan filtering pada sebuah DataFrame, lalu langsung mengubah nilai pada hasil filter tersebut tanpa menyalinnya secara eksplisit.

Cara Mengatasi

Gunakan metode .copy() setelah proses filtering apabila hasil filter tersebut akan diubah nilainya.

ZeroDivisionError

Arti

Muncul ketika kode mencoba membagi suatu nilai dengan angka nol menggunakan operasi pembagian standar Python, di luar konteks Pandas.

Penyebab Umum

Menghitung rasio atau rata-rata pada sekumpulan data yang jumlah pembaginya kebetulan bernilai nol.

Cara Mengatasi

Tambahkan pemeriksaan kondisi sebelum melakukan pembagian, memastikan nilai pembagi tidak nol sebelum operasi dijalankan.

FileNotFoundError

Arti

Muncul ketika kode mencoba membuka atau membaca sebuah berkas yang tidak ditemukan pada lokasi yang dirujuk.

Penyebab Umum

Kesalahan penulisan nama atau lokasi berkas, atau berkas tersebut belum dipindahkan ke folder kerja yang sesuai.

Cara Mengatasi

Periksa kembali nama dan lokasi berkas, pastikan path yang dituliskan sesuai dengan struktur folder yang sebenarnya.

UnicodeDecodeError

Arti

Muncul ketika Python gagal membaca isi sebuah berkas karena format pengkodean karakter (encoding) yang tidak sesuai dengan yang diharapkan.

Penyebab Umum

Membaca berkas CSV yang disimpan menggunakan encoding tertentu, seperti Latin-1, tanpa menyebutkan encoding tersebut secara eksplisit saat membaca.

Cara Mengatasi

Tambahkan parameter encoding saat membaca berkas, misalnya pd.read_csv("file.csv", encoding="latin-1"), sesuai format aslinya.

MergeError (Khusus Pandas)

Arti

Muncul ketika proses penggabungan dua DataFrame menggunakan merge() gagal dilakukan, umumnya karena kolom penghubung tidak ditemukan atau tipe datanya tidak sesuai.

Penyebab Umum

Kolom yang dirujuk pada parameter "on" tidak ada di salah satu DataFrame, atau tipe data kolom penghubung berbeda antar kedua DataFrame.

Cara Mengatasi

Periksa kembali nama kolom penghubung pada kedua DataFrame, serta pastikan tipe datanya konsisten sebelum proses penggabungan dijalankan.

Empty DataFrame Setelah Merge (Silent Pitfall)

Arti

Bukan pesan error, melainkan kondisi ketika hasil penggabungan dua DataFrame menghasilkan tabel kosong tanpa satu pun baris, meski kedua DataFrame asal memiliki data.

Penyebab Umum

Nilai pada kolom penghubung memiliki format berbeda antar kedua DataFrame, seperti perbedaan spasi atau huruf kapital, sehingga tidak ada satu pun yang dianggap cocok.

Cara Mengatasi

Periksa nilai unik pada kolom penghubung di kedua DataFrame sebelum penggabungan, standarkan format teksnya jika diperlukan.